• Arum Setyaningtyas
  • Indri Kusuma Dewi
  • Agus Winarso



Biji dan kulit petai mengandung flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan. Tujuan penelitian yaitu mengetahui potensi antioksidan ekstrak etil asetat pada biji dan kulit petai yang dinyatakan dengan Inhibitor  Consentration  50  (IC50).  Pengujian  aktivitas  antioksidan  menggunakan  metode  DPPH (1,1-Difenil-2-Pikrilhidrazil) secara spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 518 nm. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etil asetat biji petai mempunyai potensi aktivitas antioksidan lemah dengan nilai IC50 sebesar 274,702 ppm sedangkan ekstrak etil asetat kulit petai aktivitas antioksidannya tidak aktif dengan nilai IC50 sebesar 685, 857 ppm. Aktivitas antioksidan pada biji petai disebabkan adanya antioksidan enzimatis sehingga tidak dapat terdeteksi dengan metode DPPH dan kandungan utamanya protein, karbohidrat, mineral,asam amino yang cukup tinggi. Aktivitas antioksidan ekstrak etil asetat kulit petai menunjukkan tidak aktif, karena senyawa aktif yang berfungsi sebagai antioksidan tidak larut dalam pelarut etil asetat. Aktivitas antioksidan yang tidak terdapat pada kulit petai disebabkan kandungan utamanya yaitu pati dan serat. Kesimpulan penelitian adalah ekstrak etil asetat biji petai memiliki aktivitas antioksidan, sedangkan ekstrak etil asetat kulit petai tidak memiliki aktivitas antioksidan.


Kata kunci: biji petai, kulit petai, antioksidan, DPPH, IC50




Petai seeds and petai shell are contain flavonoids that act as antioxidants. The purpose of research is to know the potential of the ethyl acetate extract antioxidant in seeds and petaishell expressed by Inhibitor consentration 50 (IC50). Testing of antioxidant activity using DPPH (1,1-Diphenyl-2-picrylhydrazyl) UV-Vis spectrophotometry at a wavelength of 518 nm. The results showed the ethyl acetate extract petai seeds have potential antioxidant activity weak with IC50 value of 274.702 ppm while the ethyl acetate extract of petai shell antioxidant activity is not active with IC50 values of 685, 857 ppm. Antioxidant activity in seeds due to their antioxidant enzymatic petai so it can not be detected by DPPH and the main content of protein, carbohydrates, minerals, amino acids are quite high. The antioxidant activity of ethyl acetate extracts of petai shell showed inactive , because the active compounds that function as antioxidants are not soluble in ethyl acetate solvent. The antioxidant activity which is not present in petai shell due to the content of its main substance are starch and fiber. Conclusion of the study is the ethyl acetate extract petai beans have antioxidant activity, while the ethyl acetate extract of petai shell does not have antioxidant activity.


Keywords: petai seeds, petai shell, antioxidant, DPPH, IC50